Menurut teori, bila rumah anda
terlalu dingin, ada dua cara untuk menghangatkannya. Yang pertama, menutup
semua celah. Anda mengelilingi rumah untuk memastikan bahwa semua jendela sudah
tertutup rapat; Anda periksa lapisan penahan udara, insulasi di loteng, celah
di antara daun dan bingkai pintu, dan seterusnya. Dengan begitu Anda menjaga agar
udara dingin dari luar tidak menembus masuk ke dalam rumah. Yang kedua, yang lebih langsung (dan jauh lebih cepat), adalah menyalakan pemanas ruangan.
Simsalabin_beberapa menit kemudian rumah sudah menjadi hangat dan nyaman_
walaupun masih ada retakan dan celah di sana-sini.
"Jika kau ingin selalu menjadi yang TERDEPAN, maka PANTASKANLAH dirimu untuk mendapatkannya" -RaSyBa-
Minggu, 11 Maret 2012
Penyesalan (Hadiah Sang Ayah)
Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda,sebentar
lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa
tahun di bangku pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati
sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport,
keluaran terbaru dari ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan,
nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia
yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga
dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun
berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya, bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan keteman-temannya.
Sabtu, 03 Maret 2012
Karya Jangan Dihambat Usia
Pembaca, sebenarnya tidak ada
kata terlalu muda ataupun terlalu tua untuk mencapai apa yang ingin Anda raih. Cobalah pertimbangkan kehidupan
orang-orang ini: George Burns memperoleh piala Oscar ketika usianya sudah
mencapai 80 tahun, Golda Meir menjadi Perdana Menteri Israel pada usia 71
tahun, Mozart baru berusia 7 tahun ketika komposisinya diterbitkan untuk
pertama kali, Moses mulai melukis ketika dia berusia 80 tahun.
Bergerak
By : Rhenald Kasali
“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu
bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan). ”
Kalimat ini mungkin sudah
pernah Anda baca dalam buku baru Saya, “ChaNge”. Minggu lalu, dalam sebuah
seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua
lembaran Rp 50.000. Ditengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi
buku, Saya tawarkan uang itu. “Silahkan, siapa yang mau boleh ambil,” ujar
Saya. Saya menunduk ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil
menjulurkan uang Rp 100.000.
4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup
“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan
bagi jiwa kita untuk tumbuh” (John Gray)
Pembaca, hidup memang tidak
lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang
menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai jaman
kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern
menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)



