Minggu, 08 Mei 2011

Kisah-kisah di Panti Asuhan Al-Kautsar Sungailiat


             Kisah-kisah ini ditulis oleh para anak-anak di panti asuhan Al-Kautsar Sungailiat.Kisah ini kuminta dari mereka sewaktu aku berkunjung kesana, aku datang bersama-sama teman-temanku dalam rangka Kuliah Kerja Masyarakat Mahasiswa (KPMM). Kisah ini berisi curhatan-curhatan dari hati mereka yang terdalam. Jujur saya akui kisah ini begitu polos terangkai.Ada kisah lucu, sedih, semangat, impian dan lain sebagainya. Tulisan ini diposting tentu saja dengan persetujuan mereka-mereka semua. Semoga dengan tulisan ini kita dapat belajar lebih banyak, menghargai satu sama lain, dan tentu saja bersyukur sebanyak-banyaknya kepada sang Khalik Allah SWT.
Kisah Pertama:
Nama : Yosep
            10 tahun yang lalu aku masih dalam kandungan ibuku yang sangat mulia, dan saya di bumi dalam keadaan sehat walafiat dan normal dalam keadaan menangis. Oek... oek... oek... oek... oek... oek... oek... oek.... dan umur 5 tahun saya bersekolah di Sekolah Dasar 26 Belinyu. Saya kelas 4 masuk panti asuhan Al-Kautsar Sungailiat dan saya sekolah SD 25 Sungailiat. Dan sayapun tabah menghadapinya. Saya di panti asuhan Al-Kautsar menempuh hidup baru di panti Al-Kautsar Sungailiat. Saya di panti asuhan itu penuh dengan teman-teman baru.

Kisah Kedua:
Nama : Eliawati
            Langsung aja yach kak... 10 tahun yang lalu saya berumur 2 tahun, sekarang aku berumur 12 tahun dan aku bersekolah di SMP Muhamadiyah Sungailiat kelas I. 5 tahun kedepan aku ingin menjadi seorang polwan. Untuk menjadi seorang polwan dengan sesuai keinginan saya, tentunya saya harus berusaha dan belajar untuk bisa menjadi/mencapai keinginan saya tersebut, yang pentingnya kita harus yakin dan yakin.
            Cara menggapai cita-cita aku akan selalu berdoa’ kepada Allah SWT agar cita-citaku tercapai menjadi seorang polwan. Sekian dulu cerita saya kalau ada kata-kata yang salah mohon dimaafkan. Wass. Wr. Wb.

Kisah Ketiga:
Nama : Roibani
            Sepuluh tahun yang lalu aku anak seorang orang tua yang bekerja sebagai tani. Setelah umurku tujuh tahun disekolahkan oleh orangtuaku di SDN 9 Kelapa. Setelah aku lulus SD mau melanjutkan sekolah di SMPN 1 Kelapa tetapi kedua orangtuaku tidak mampu untuk menyekolahkan aku di SMP itu. Lalu aku dimintai kedua orangtua untuk sekolah di panti ini.
            Sekarang aku sudah menjadi anak panti asuhan dan aku bisa sekolah lagi untuk melanjutkan tingkat sekolah yang lebih tinggi.Semenjak aku di panti ini aku ingin menjadi pemain bola yang sejati, tetapi beberapa bulan yang lalu aku terkena musibah kena tabrak motor dan kakiku patah. Dan cita-citaku menjadi pemain bola sejati hilang.
            Lima tahun yang akan datang aku ingin, aku bisa lulus sampai SMA dan mewujudkan cita-citaku menjadi atlit bulu tangkis sejati, aku ingin mengembangkan olahraga itu supaya aku bisa menjadi pemain bulutangkis sejati.
            Sepuluh tahun lagi aku ingin menjadi pegawai negri seperti PNS untuk membantu orangtuaku di kampung. Setelah itu kalau aku mendapatkan jodoh aku ingin menikah lalu akan menjadi orang sukses.
“ Semoga mimpiku tercapai”
ð Masih dengan orang yang sama (Roibani) tapi dengan cerita yang berbeda (baca versi lain)
Sejak kecil aku ingin sekali jadi seorang pemain bola sejati di SD kami selalu bermain bola bersama teman-teman. Sejak aku kelas 3 SD aku mulai bertanding melawan SD lain di tingkat gugus. Tapi kami kalah dalam pertandingan keduanya, setelah itu aku dikelas tiga aku mendapat rangking dua dari 29 siswa. Ibu dan ayah sangat senang mendengar berita aku mendapatkan juara. Setelah di kelas IV aku main bola lagi tingkat gugus tetapi kami tetap kalah dalam pertandingan kedua, setelah itu aku naik kelas V.
Aku lalu memutuskan untuk bermain sepak takraw, tetapi sepak takraw itu bukan cita-citaku selama ini. Lalu kami bertanding lagi di tingkat gugus rupanya kali ini kami menang dan kami bisa lolos ke tingkat kecamatan. Lalu kami berlatih untuk bertanding di kecamatan, 2 minggu kemudian kami bertanding di tingkat kecamatan.Alhamdulillah kami menang lagi dan lolos ke tingkat kabupaten. Lalu kami berlatih lagi untuk bertanding di kabupaten.
Setelah seminggu kami bertanding lagi di tingkat kabupaten rupanya kali ini kami kalah dan pelatih kami kecewa. Setelah aku naik kelas VI aku menuju ujian nasional, alhamdulillah aku lulus. Setelah aku lulus aku ingin melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Kelapa tetapi kedua orangtuaku tidak mampu untuk menyolahkan aku disitu. Lalu aku diutus untuk tinggal di panti asuhan ini dan di panti asuhan ini aku ingin mengembangkan olahraga sepakbola dalam diriku ini tetapi beberapa bulan yang lalu aku mendapatkan musibah, yaitu ditabrak motor dan kakiku patah. Setelah itu aku tidak bisa lagi bermain bola, lalu aku memutuskan untuk bermain bulutangkis profesional seperti legenda bulutangkis Indonesia yaitu Taufik Hidayat. Aku ingin menurut jejak Taufik Hidayat menjadi pemain bulutangkis profesional.
Hormat Saya,
Robani

Kisah Keempat:
Nama : Nurdin T.C
            10 tahun yang lalu saya berumur 4 tahun dan saya ikut merantau bersama keluarga. Aku melihat kawan-kawan saya sekolah aku merasa sedih karena aku tidak bisa sekolah karena orangtuaku tidak mampu membiayakan aku sekolah karena uang orangtuaku tidak cukup untuk membayar semua biayanya.
            Sekarang umurku 14 tahun aku dimasukkan di panti asuhan dan alhamdulillah aku bisa sekolah karena pemerintah sudah baik kepada kami semua. Dan aku berterima kasih pada pemerintah karena dia sudah membiayakan aku sekolah. Sekarang aku mau mencapai cita-citaku menjadi polisi karena aku mau membahagiakan orangtuaku, karena aku tidak mau mengecewakan orangtuaku karena aku sanagt sayang padanya.
            Sekarang aku sudah berhasil karena kau adalah orang yang berbakti pada orangtuaku. Sekarang aku mau menaikkan orangtuaku naik haji.

Kisah Kelima:
Nama : Sari
            “Langsung aja yach kax.....”.Pada umur 10 tahun yang lalu aku masih kecil dan masih anak ingusan yang tidak tahu apa-apa.... Dan pada waktu itu aku baru berusia 4 tahun.... Dan sekarang saya sudah 14 tahun dan saya sekarang sudah bersekolah di SMP Muhamadiyah, kelas I. 5 tahun yang akan datang aku ingin melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi dan aku ingin menjadi anak yang berguna bagi siapapun.
            10 tahun yang akan datang aku ingin menjadi orang yang sukses dan berjasa, yaitu aku ingin menjadi sorang guru yang berbakti dan berjasa.... Agar keinginan saya tersebut tercapai... Saya perlu bekerja keras, belajar dan berusaha... Saya juga harus perlu pengorbanan, kejayaan, kesabaran, ketenangan, dan keyakinan... Maka dari itu harus yakin.... Karena keyakinan adalah kunci kesuksesan...
            Dan dari itu kita harus yakin... karena keyakinan adalah kunci kesuksesan... Dan dari itulah kita harus yakin dalam melakukan apapun... Keyakinan itu akan terwujud bila kita punya harapan, keinginan, tujuan dan usaha untuk mewujudkannya.. Dan jangan pernah kita menjadi orang yang mudah putus asa...
            Jadi... kita harus berusaha, kerja keras, tanpa kenal lelah, saling membantu untuk satu tujuan bersama, dan tidak ada kata putus asa dalam perjuangannya... maka milikilah keyakinan yang kuat agar kita menjadi bagian dari orang yang sukses... AMIIN.... INSYA ALLAH.....
            Ini penjelasan dari saya... saya ucapkan sekian dan terima kasih...

Kisah Keenam:
Nama : Andy Melda
            Assalamua’alaikum...
            To the point aja yach kak. 10 tahun yang lalu saya adalah seorang anak yang masih berumur 5 tahun, yang baru duduk di kelas 1 SD yang masih ingusan, manja, nakal dan masih mimik ibu..... hehe.... Tetapi sekarang saya adalah seorang pelajar kelas I SMKN I Sungailiat.
            5 tahun yang akan datang Insyaallah saya seorang mahasiswi di Ujung Pandang (Makassar). Sedangkan 10 tahun yang akan datang saya ingin menjadi seorang dokter dan juga arsitek.
Cara mencapai cita-cita :
-          Berusaha
-          Optimis
-          Yakin
-          Berdoa’ kepada Allah SWT
-          Pantang menyerah
-          Sabar dalam menghadapi resiko
Karena setiap apa yang ingin digapai pasti ada jalannya sekian dan terima kasih. Wassalam.
A.M
(Andi Melda)

Kisah Ketujuh:
Nama : Bunga Kurnia Sari
1.      10 tahun yang lalu :
Aku adalah seorang anak perempuan kecil yang masih perlu bimbingan.
2.      Sekarang :
Aku seorang anak perempuan yang duduk di kelas 6 SD.
3.      5 tahun yang akan datang :
Aku seorang siswa SMA kelas 2.
4.      10 tahun yang akan datang :
Aku seorang mahasiswi teladan yang akan berhasil di kemudian hari.
5.      Caraku untuk menggapai cita-cita :
Aku akan belajar dengan giat dan berdoa’ kepada Allah SWT agar cita-citaku menjadi dokter bisa tercapai.
Catatan: Banyak jalan menuju Roma.

Kisah Kedelapan:
Nama : Fitria Efendi
            10 tahun yang lalu saya berumur 3 tahun, sekarang saya berumur 13 tahun dan bersekolah di SMPN 5 Sungailiat kelas 2. 5 tahun kedepan saya sudah menyelesaikan sekolah menengah keatas dan akan melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, sedangkan 10 tahun kedepan saya ingin menjadi pramugari...
            Untuk bisa menjadi seorang pramugari saya akan berusaha dan yakin agar keinginan saya tercapai. Dan dengarlah suara hati, peganglah prinsip “karena Allah”, berpikirlah melingkar, sebelum menentukan prioritas dan keinginan. Dan saya adalah orang yang berani mengambil resiko untuk menuju sukses dengan menginvestasikan harta untuk sebuah ilmu.
            Sekian penjelasan dari saya. Terima kasih.

Kisah Kesembilan:
Nama : Nur Aziza
            Assalamua’laikum Wr. Wb.
            Langsung aja yach kak... “Sepuluh tahun yang lalu”, saya seorang anak yang berusia 7 tahun. Waktu berusia 7 tahun saya sesudah sekolah, masih duduk di kelas 1 SD. Dulunya waktu berusia 7 tahun saya seorang anak yang manja, masih nakal, masih suka menangis, suka mengganggu teman-teman, kalau tidur saya masih di temanin atau di nina bobin oleh ibu saya.
            “Sekarang saya siapa?”, sekarang saya masih seorang anak pelajar yang masih duduk di kelas XI (II) SMKN Sungailiat. “Lima tahun yang akan datang?”, lima tahun yang akan datang, Insyaallah saya menjadi seorang mahasiswi dan yang penting sekali ingin membahagiakan kedua orangtua saya, yaitu ayah dan ibu.
            “Sepuluh tahun yang akan datang?”, sepuluh tahun yang akan datang , saya menjadi seorang manajer perusahaan dan menjadi seorang motivator yang menginspirasi dunia. “Cara menggapai mimpi”. Atau cita²˟ saya:
1.      Ketahui impian bagaimana cara mengetahui keinginan dan minat.
2.      Tahu cara memilih dalam hidup.
3.      Bersikap terbuka.
4.      Perlu keyakinan.
5.      Berhenti menyalahkan diri sendiri.
6.      Berani ambil resiko agar bisa membantu melihat permaslahan dengan jelas.
7.      Rasa ingin tahu.
8.      Keberanian.
9.      Selalu berdoa’ kepada Allah SWT.
Yang paling besar dari semuanya adalah: “Punya keyakinan”. Karena keyakinan membuat saya memiliki keingintahuan yang terus bertambah juga keberanian untuk melangkah dan komitmen serta berjuang dan bekerja keras hingga impian akan terwujud. Sekian penjelasan dari saya, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamua’laikum Wr. Wb....

Kisah Kesepuluh:
Nama: Andi Lukman
            Sepuluh tahun yang lalu aku baru duduk di bangku sekolah dasar, dimana saat itu aku masih kecil dan belum tahu apa-apa, yang hanya bisa menangis bila di hajar sama saudaraku yang lebih tua. Andaikan saja aku bisa melawan pada waktu itu tentu saja mereka tidak memperlakukanku seperti itu...
            Waktu berlanjut.
            Sepuluh tahun yang sekarang dimana aku sudah berumur tujuh belas tahun dan masih kelas 1 SMK, harap maklum karna aku pernah berhenti sekolah karna faktor ekonomi pada waktu itu. Dan aku bahkan tidak menyangka bisa sekolah kembali mungkin nasib baik sedang berpihak depadaku.
            Waktu terus berganti.
            Lima tahun yang akan datang adalah waktu yang aku nanti-nati selama ini karna aku ingin mewujudkan impian dan cita-citaku menjadi polisi khususnya brimob...

Kisah Kesebelas
Nama : Hendri
            Assalamua’laikum.. Wr. Wb.
            Saya akan menceritakan masa hidup saya dari umur 7 tahun dan saya akan menceritakan untuk menggapai suatu cita²˟.
            10 tahun yang lalu saya duduk di SD kelas 1 SDN 1 Pemali, waktu saya di tempat kelahiran saya kebiasaan atau hobi saya memancing dengan teman-teman. Itu masa yang paling tidak kulupakan sampai sekarang ini, hidup saya waktu itu.........??. Dan saya anak yatim, ayah saya sudah meninggal dunia. Tapi waktu itu saya giat beribadah kepada Allah SWT.
            Pada tahun 2007 saya sudah SMP dan saya sudah remaja waktu itu. SMP saya dari SMP Muhamadiyah Sungailiat, dan saya tinggal waktu itu di panti asuhan (pemda). Pada tahun 2010 saya sudah SMA, SMA saya di SMK Yapensu Sungailiat. 5 tahun kedepan saya mau kuliah apabila saya ada biaya, kalau ada saya kuliah di STAIN saja kalau ada biaya. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan keinginan saya.
            Saya ingin menggapai suatu cita-cita. Saya ingin menjadi orang yang berhasil dan tidak sia-sia, dan intinya harus kerja keras. Dan saya ingin menjadi seorang sarjana hukum atau Sekda Bangka seperti bapak Tarmizi Sa’at. Itu harapan saya, apabila itu benar-benar terjadi saya tidak akan pernah sombong dan takabur. Kata Allah harta, kekayaan, pangkat, jabatan tidak membawa kita ke dalam kubur. Kata Allah yang kita bawa yaitu iman perbuatan baik waktu selama di dunia, kita lakukan selama kita hidup.
            Wassalamua’laikum.................

Kisah Keduabelas
Nama : Eti Lestari
            10 tahun saya lalu saya masih berumur 6 tahun, sekarang saya berumur 16 tahun dan bersekolah di SMK Negeri 1 Sungailiat kelas 2. 5 tahun kedepan saya ingin menjadi seorang guru PAUD. Sedangkan 10 tahun kedepan saya ingin menjadi seorang manajer..
            Untuk bisa menjadi seorang manajer sesuai dengan keinginan saya, tentu saja saya harus berusaha dan belajar untuk bisa menjadi/mencapai keinginan saya tersebut. Tentu iya banyak sekali resiko yang kita hadapi saat kita ingin menggapai tujuan kita itu. Salah satu untuk kita bisa mencapai tujuan kita tersebut tentunya kita harus yakin, karna kunci kesuksesan dalam setiap perbuatan yang itu dimulai dari seberapa yakinnya kita atas kemampuan yang kita miliki.
            Jika keyakinan telah kita miliki maka perbuatan yang kita kerjakan tentunya akan terasa mudah di kerjakan. Karena keyakinan adalah pembangkit untuk menggerakkan segala potensi diri yang kita miliki. Sekian penjelasan dari saya, saya ucapkan terima kasih.

Kisah Ketigabelas
Nama: Suminah Yulianti
            Namaku Sumiah Yulianti dan biasa aku dipangil Yuli, aku ingin menceritakan sedikit masa laluku dan impianku. Langsung aja ya...!!. 10 tahun yang lalu aku hanyalah seorang anak yang di pikiranku hanya ada main dan tidak pernah memikirkan orang lain, dan waktu itu aku masih berumur 6 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar kelas satu.
            Dan sekarang aku sudah beranjak dewasa dan sudah berumur 16 tahun, dan aku bersyukur sampai sekarang aku masih sekolah dan sudah duduk di kelas 2 SMK. Aku punya harapan yaitu 5 tahun yang akan datang aku ingin buka usaha sendiri biarpun hanya usaha kecil-kecilan. Dan 10 tahun yang akan datang lagi aku ingin usahaku semakin berkembang dan menjdai sukses.
            Tapi untuk mencapai semua itu, tentu saja tidak mudah dan penuh cobaan dan tantangan untuk mencapai semua itu. Kita harus berusaha dan semaksimal mungkin dan tentu saja dalam usaha itu kita butuh waktu dan harus sabar, tekun, jujur dan kita juga harus yakin, tidak mudah putus asa dan tetap semangat jangan lupa di sertakan dengan doa’. Sekian dulu ya, terima kasih....

Kisah Keempatbelas
Nama : Arin Agustina
            Langsung aja yach kak.... 10 tahun yang lalu aku adalah seorang anak yang berumur 3 tahun. Sekarang aku berumur 13 tahun, dan seorang pelajar SLTP Muhamadiyah Sungailiat kelas 1. 5 tahun kedepan aku ingin melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi. Sedangkan 10 tahun kedepan aku ingin menjadi seorang arsitek.
            Untuk mencapai keinginan saya tersebut, saya akan berusaha/bekerja keras tanpa kenal lelah. Saling membantu untuk satu tujuan bersama, dan tidak ada kata putus asa dalam perjuangannya. Dalam berjuang untuk kesuksesan kita harus rajin membaca, menulis, mendengar/menyimak, merangkum, dan mempraktikkannya, maka dari semua itu kita harus hidup memerlukan pengorbanan, perjuangan, ketabahan, kejayaan, dan keyakinan.
            Karena keyakinan adalah kunci kesuksesan. Jadi, dari seberapa yakinnya saya atas kemampuan diri yang saya miliki. Kata yakin itu mampu membuka celah atas kelemahan yang ada. Bila keyakinan telah saya miliki, maka perbuatanyang akan saya kerjakan insyaallah akan terasa mudah untuk dikerjakan dan yakin hanya milik orang-orang yang optimis, tidak mudah menyerah, siap gagal, dan selalu istiqamah dalam memberikan yang terbaik bagi diri kita sendiri dan orang lain.
            Sampai disini penjelasan dari saya. Saya ucapkan terima kasih.

Kisah Kelimabelas
Nama : Setian Budiman
            10 tahun yang lalu aku adalah anak seorang buruh harian yang pagi, siang, sore, dan malam selalu bekerja untuk makan. 4 tahun kemudian aku sekolahdi SD 12 belinyu menduduki kelas 1 SD. 3 tahun kemudian orangtuaku (ibuku) meninggal dunia karena melahirkan adikku yang bernama Meri Hidayati dan sekarang umurnya 2 tahun.
            Kemudian ayahku pergi meninggalkan kami di rumah dan sampai sekarang aku belum menemukan ayah saya. 1 tahun kemudian aku diangkat orang menjadi anak angkat. 3 bulan 14 hari kemudian aku masuk panti asuhan dan tinggal disana untuk belajar dan bersekolah. Di pantilah aku menemukan keluarga baru yang selalu menyayangiku dan selalu menasehatiku kalau aku salah.
            Aku sangat menyukai hidup baruku, yang selalu tersenyum dan bergembira bersama teman-temanku yang ada di panti asuhan Al-Kautsar yang selalu menemaniku tidur. Cita-citaku menjadi orang sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar