Jumat, 31 Agustus 2012

Setetes Kebahagian Dari Kematian



Di sebuah pemakaman. Seorang anak datang ke papanya
pa.. kenapa harus ada yang namanya kematian ?
Tangannya yang polos memegang ujung baju muslim hitam yang ia kenakan. Papanya kurang begitu mendengarkan apa yang dikatakan anakanya karena ia masih menangis melihat makam istrinya yang baru saja dikebumikan.

Datanglah... (Tolong Aku)



Bukan hanya terima kasih yang layak di keluarkan saat kau datang dengan harapan itu. Sebuah harapan yang kunantikan saat ini, disaat ku mulai hilang dan tenggelam. Sebuah harapan yang menjadi alasan buatku untuk kembali hidup. Sebuah harapan akan masa depan.

Kamis, 30 Agustus 2012

Beritahu Aku... Biar Ku Yakin Kaulah Orangnya



                Tulisanku memang bukan tulisan terbaik yang kau baca selama ini. Tapi berbanggalah karena tulisan ini kutulis khusus untukmu, tulisan yang menceritakan tentangmu.

Sampah


                Sampah adalah harta bagi yang bisa menempatkannya. Pemulung adalah salah satu contoh orang yang bisa memanfaatkannya. Banyak yang menganggap rendah keistimewaan sampah karena sampah merupakan buangan dari sisa kehidupan. Tapi di tangan yang benar sampah adalah tambang emas yang bisa membuat pemiliknya keliling dunia.

Menjadi Diri Sendiri



Memerankan orang lain adalah penipuan terhadap diri sendiri. Kita adalah kepribadian apa adanya. Tidak ada kekurangan maupun kelebihan. Jika kita memerankan diri kita sendiri maka kita tak akan kesulitan memaknai kehidupan. Tapi kebanyakan kita selalu membuat kepribadian yang lain sehingga kita lupa saiapa diri kita sebenarnya. (10 Agustus 2012)

Mencari Pegantimu



                Terdiam dalam keheningan saat kau menegurku di pagi yang indah ini. Bagaimana bisa kau lemparkan senyum itu saat ku tahu bahwa dirimu adalah penipu. Pesona cantik yang selalu melekat padamu adalah hal yang kini ku benci. Karena kini ku yakin tidak dapat memilikimu lagi. Ingin sebenarnya ku mengadu kepada para penguasa hati supaya ia kembali.

Sadarkah Kau Telah Membohongiku



                Kehidupan ini memang pelik. Maaf saat ini ku memberi jarak diantara kita, menurutku itu tidak masalah dikarenakan kau terlebih dahulu memberi jarak. Perlakuan yang tak ku sangka-sangka kau berikan kepadaku seperti sekarang. Karena itu wajar jika ku jarang menegurmu atau menyapamu. Itu kulakukan agar bisa menjauh darimu.

Teringatku Dengan Mawar



                Uap pagi terakhir telah menguap beberapa detik yang lalu. Hari ini matahari merajalela menghiasi langit. Padahal masih pagi tapi keringat sudah membasahi baju yang ku kenakan. Bohong jika tidak mengatakan kalau hari ini tidak panas. Kancing atas baju kemejaku sengaja ku buka untuk sedikit memberi udara masuk ke dalamnya.

Aku Telah Puas


                Bagaimana diri ini berdirri tegak jika pondasinya telah patah dan terganti oleh kepalsuan. Kuseka langit untuk mencari apakah diri ini bisa bangkit.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Kekurangan Adalah Kesempurnaan yang Sebenarnya


Datang diiringi rembulan sebuah kisah yang mengubah pandangan. Ia datang melalui sesosok tubuh yang rentan dengan kehidupan. Terdengar jelas apa yang ia katakan, ia datang dengan mimpi untuk melepaskan salah satu belenggu cobaan. Apakah kita sebagai orang yang mendengarnya akan diam saja membiarkan perkataannya seperti butiran ombak di pantai ??